Dalami Kurikulum Merdeka, SMK Ma’arif 1 Nanggulan Adakan In House Training

iht kurimkulum merdeka smk maarif 1 nanggulan ruang pertemuan baju keki banner acara

SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengadakan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai tindak lanjut program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan selama 10 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 9 September 2022. Peserta IHT yaitu seluruh tenaga pendidik di SMK Ma’arif 1 Nanggulan.

IHT ini bertujuan untuk memberikan bekal dan pendalaman kurikulum merdeka kepada bapak/ibu guru baik mengenai dasar pelaksanaan kurikulum merdeka, perangkat ajar, maupun desain assessment. Hal inilah yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam sambutannya, “Maksud dan tujuan diadakannya IHT ini agar bapak ibu guru dapat memahami bagaimana pelaksanaan kurikulum merdeka sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran makna dan maksud daripada kurikulum merdeka dapat terwujud.”, demikian kata Sarwidi, S.Pd.,M.Pd

Peserta training mengerjakan tugas dari instruktur

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber dari BBPPMPV Seni dan Budaya, Balai Dikmen Kulon Progo, serta pengawas Pembina SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Adapun rangkaian kegiatan In House Training (IHT) sebagai berikut:

  1. Orientasi Program Sekolah, Pelaksanaan IHT dan Refleksi Kurikulum Merdeka oleh Rudi Prakanto S.Pd.,M.Eng (Balai Dikmen Kulon Progo) dan Sito Mardowo, S.Sn., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (29/8)
  2. Pembelajaran Mandiri Micro Learning oleh Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (30/8)
  3. Pemahaman Capaian Pembelajaran oleh Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (31/8)
  4. Penyusunan KOS Bag 1. Analisis karakteristik Satuan Pendidikan, Visi, Misi dan Tujuan Satuan Pendidikan oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya) dan Drs. A. A Djawahir, M.Pd (Pengawas Pembina). (1/9)
  5. Penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (2/9)
  6. Penyusunan Modul Ajar oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (5/9)
  7. Perencanaan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila oleh Cahya Yuana, S.Sos., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (6/9)
  8. Penyusunan KOS Bag 2. Pengorganisasian Pembelajaran di Satuan Pendidikan oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (7/9)
  9. Perencanaan Berbasis Data oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (8/9)
  10. Pengenalan platform Teknologi Prioritas oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya) dan Drs. A. A Djawahir, M.Pd (Pengawas Pembina). (9/9)
Sito Mardowo, S.Sn., M.Pd

Tujuan pemerintah dalam penerapan kurikulum merdeka ini hanya hanya mengatur prinsip pembelajaran saja, selebihnya nsekolah diberikan kebebasan dalam menentukan model, metode, dan teknik pelaksanaannya. Guru diberikan bekal Capaian Pembelajaran (CP) sebagai pedoman batas minimum kompetensi yang dicapai oleh siswa dalam proses pembelajaran, selebihnya guru dapat memodifikasi proses pembelajaran dengan kreatif dan inovatif. Kunci daripada kurikulum merdeka adalah menekankan softskill dan hardskill, upskilling dan reskilling siswa.

“Pembelajaran yang diinginkan adalah pelajaran yang melekat, bernilai, dan bisa diterapkan dalam kehidupan siswa. Prinsip dalam menyusun tujuan pembelajaran menggunakan pendekatan konstruktivisme dengan mengacu pada 6 facets of understanding yaitu explanation, interpretation, application, perspective, empathy, dan self-knowledge.” Jelas Sito

Sosialisasi Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka oleh Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo dan BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta

SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengadakan sosialisasi Implentasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan menghadirkan Balai Dikmen dan BBPPMPV Seni dan Budaya, Jumat 26/8. Bertempat di SMK Maarif 1 Nanggulan. Peserta workshop yaitu seluruh tenaga pendidik SMK Maarif 1 Nanggulan serta turut mengundang perwakilan dari sekolah menengah sekitar. Narasumber pada acara ini, sesi pertama oleh Bapak Cahya Yuana, S.Sos, M.Pd dan Bapak Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd dari BBPPMPV, kemudian sesi kedua oleh Bapak Rudi Prakanto, S.Pd., M.Eng kepala Balai Dikmen Kulon Progo.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan dalam rangkaian program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan serta memperkenalkan skema kurikulum baru kepada tenaga pendidik di SMK Ma’arif 1 Nanggulan dan sekitarnya. Cahyo dalam materi mengenai filosofi kurikulum merdeka menyampaikanpentingnya seorang pendidik untuk memahami dasar daripada sebuah kurikulum sebelum melaksanakannya dalam pembelajaran.

Perubahan kurikulum dirancang oleh kemendibud dalam upaya peningkatan dan perbaikan
pendidikan di Indonesia. Pada saat ini jajaran pendidikan kembali harus beradaptasi dengan
kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka.

Sesi tanya jawab dengan Bapak Cahya Yuana, S.Sos, M.Pd

“Merdeka artinya bebas dalam mengembangkannya. Dalam kurikulum merdeka ini pemerintah hanya mengatur prinsip kurikulum. Sedangkan sekolah diberikan keleluasaan dalam mengembangkan baik dari model pembelajaran, metode pembelajaran, ataupun teknis
pelaksanaannya.” Jelas Cahya

Sedangkan Sito dalam materinya mengenai strategi pembelajaran kurikulum merdeka
menjelaskan bahwa salah satu strategi pelaksaan kurikulum ini dengan memanfaatkan platform merdeka mengajar. Baik guru maupun siswa dapat menggunakannya untuk mengeksplor kebutuhan pembelajaran.

Sosialisasi Kurikulum Pembelajaran Merdeka dari Balai Dikmen Kulon Progo

Kemudian pada sesi kedua, Rudi menambahkan bahwa kunci dari kurikulum merdeka
yaitu Up Skilling & Reskiling, serta menekankan pada softskill & PBI. Sebuah motivasi diakhir
kegiatan yang diberikan oleh Rudi bahwa sebuah kesuksesan melalui beberapa tahap
yaitu bersyukur, bermimpi besar, bekerja keras, kemudian bersabar.

Perkuat Budaya Kerja, SMK Ma’arif 1 Nanggulan datangkan Tim Daihatsu Korwil DIY

PT. Astra Daihatsu Motor melalui program Pintar Bersama Daihatsu mengadakan workshop budaya kerja 5S dan K3LH di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Kamis 25/8. Bertempat di ruang pertemuan SMK Ma’arif 1 Nanggulan, hadir dalam kegiatan tersebut tim PBD korwil DIY adalah Bapak Slamet Raharjo, S.Pd. dan Bapak Harimawan, S.Pd..

Sosialisasi Budaya Kerja oleh Bapak Harimawan, S.Pd.

Workshop tersebut diselenggarakan dalam rangkaian program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan sebagai bentuk komitmen SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam meningkatkan kualitas sekolah. Slamet Raharjo dalam materi mengenai K3LH, menyampaikan pentingnya keselamatan kerja dalam dunia industri. Penerapan K3LH dari dunia industri bisa dilakukan dengan cara seperti pemasangan rambu-rambu di setiap titik di lingkungan sekolah.

Sementara Harimawan dalam materinya mengenai budaya kerja 5S, menyampaikan pentingnya efisiensi kerja dalam kehidupan sehari-hari. 5S sendiri merupakan kependekan dari istilah budaya kerja dalam Bahasa Jepang yaitu Seiton, Seiri, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.

SMK Cakap Digital, Blibli.com Beri Pelatihan Digital Marketing

Kepala Sekolah bersama tim Blibli.com

Salah satu online marketplace terbesar Indonesia, Blibli.com, mengadakan mengadakan pelatihan digital marketing di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Rabu (26/1). Kegiatan ini digelar dalam rangka optimalisasi teknologi digital untuk meningkatkan “branding” SMK Ma’arif 1 Nangggulan sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan agar lebih dikenal masyarakat dan dunia industri.

Pelatihan digital marketing dari tim Blibli.com. Foto oleh Samsul Arif.

Antusiasme peserta pelatihan digital marketing tersebut terlihat pada saat sesi tanya jawab di akhir kegiatan. Para peserta bertanya banyak hal mengenai seluk beluk pemasaran secara online. “Saya punya uneg-uneg mas, mengapa toko reseller saya justru punya rating dan penjualan lebih tinggi dibanding toko milik saya, padahal dia mengambil produk dari saya dan bahkan kami berdua berada dalam satu marketplace yang sama. Kok bisa begitu ya?”, demikian tanya Nanang Febrianto, salah satu guru di SMK Ma’arif 1 Nanggulan yang langsung disambut gelak tawa para peserta pelatihan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, SME Sales Channel Associate Blibli.com, Willi Yatno ditemani kedua rekannya, Jessica Devina dan Samsul Arif. Sebagai marketplace dalam negeri, tentunya Blibli.com sangat berkomitmen mendorong UMKM produk lokal lebih dikenal. Hal inilah yang disampaikan oleh Willi Yatno dalam kesempatan tersebut, “Lewat SMK Ma’arif 1 Nanggulan, kita ingin membantu para pelaku UMKM di daerah Nanggulan dan sekitarnya. Melalui marketplace, tentunya produk akan lebih banyak dilihat calon pembeli daripada hanya dipasarkan via status WhatsApp.”, demikian kata Willi.

Peserta pelatihan digital marketing foto bersama tim dari Blibli.com. Foto oleh Risista Ratri Rahayu.

Lebih lanjut lagi, Willi Yatno juga menambahkan bahwa Blibli.com mendapatkan penghargaan Bank Indonesia Award dalam kategori penyelenggara platform digital teraktif dalam mendorong pengembangan UMKM lokal. “Para pelaku UMKM yang bergabung di Blibli.com akan diberikan pendampingan dari tim yang benar-benar khusus sampai mereka benar-benar bisa jualan online.”, tegas Willi Yatno. (@m)

Projek PAS, siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan Unjuk Kreativitas

PAS berbasis projek SMK Ma'arif 1 Nanggulan

Sebanyak 8 macam projek diselesaikan oleh siswa-siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam Penilaian Akhir Semester gasal tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, PAS yang biasanya dilaksanakan dengan mengerjakan soal, kali ini para siswa diharuskan untuk mengerjakan sebuah projek secara berkelompok.

Kegiatan PAS berbasis projek ini dilaksanakan selama 2 pekan dari tanggal 13-24 Desember 2021 yang lalu. Kedelapan projek tersebut antara lain, projek sabun cuci mobil dan poster oleh kelas X serta projek pembuatan troli pengangkut barang dan video oleh kelas XI. Sementara kelas XII mengerjakan 4 projek yaitu papan rambu, tempat penampungan oli bekas, tempat roda mobil, dan rancang bangun jaringan dengan instalasi website. Setelah projek selesai dikerjakan kemudian setiap kelompok mempresentasikan produknya kepada bapak dan ibu guru yang bermaksud mengambil nilai ketika presentasi, setelah sebelumnya beberapa guru sudah memperoleh nilai pada proses pembuatan.

Projek pembuatan sabun cuci mobil dan motor penilaian akhir semester berbasis projek SMK Ma'arif 1 Nanggulan
Proses pembuatan sabun cuci mobil/motor. Foto oleh Hanifah Fasiyani.

Siswa-siswa mengaku senang dan menikmati PAS kali ini, “Kegiatannya menarik, seru, jadi tahu rasanya kerja sama, terus jadi bisa bikin projek yang nyata, bisa belajar public speaking juga.”, kata Berlianti Diansari Nurmahanani, siswa kelas XII TKJ. Hal senada juga disampaikan oleh Afridha Fajar Aprilianto, salah satu siswa kelas XII TKR 2, “Seneng pak, 1 projek tapi sangat kompleks, semua pelajaran masuk.”, ujar Afridha. Ditemui di tempat berbeda, Suratmi, S.Pd.Kim, guru pengampu mata pelajaran IPAS, menyampaikan bahwa model pembelajaran seperti ini sangat bermanfaat untuk siswa, “Menambah wawasan siswa dan memberikan pengalaman berwirausaha.” tambah Suratmi.

Presentasi tempat pengecekan ban. Foto oleh Hendra Kurniawan.

Penilaian Akhir Semester berbasis projek ini adalah wujud nyata SMK Ma’arif 1 Nanggulan sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan dalam menciptakan atmosfer dan ekosistem dunia kerja di sekolah. Dengan demikian, para siswa diharapkan akan lebih siap untuk terjun ke pertarungan yang sesungguhnya. “SMK harus bisa apa? Apa yang bisa ditunjukkan? SMK harus ada produk!” , demikian kata kepala sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi, M.Pd. (@m)

ROOTS DAY! SMK Ma’arif 1 Nanggulan Deklarasi Sekolah Anti Perundungan

Deklarasi sekolah anti perundungan SMK Ma'arif 1 Nanggulan

Pagi hari itu, Rabu, 24 November 2021, aula SMK Ma’arif 1 Nanggulan tampak berbeda dari biasanya. Tampak beberapa siswa dan bapak ibu guru hilir mudik berseragam kaos hitam-hitam bergambar pohon. Di ujung aula berdiri panggung artistik dengan latar belakang bertuliskan “ROOTS DAY: Sekolah Nyaman Tanpa Perundungan”.

Agen perubahan mempresentasikan dokumentasi kegiatan Roots. Foto oleh Enggar Dwi Dermawan.

Adalah roots, program yang bertujuan untuk untuk membantu menciptakan iklim yang positif di sekolah. Dikutip dari laman rootsindonesia.id, disebutkan bahwa roots adalah program pencegahan perundungan berbasis sekolah yang telah telah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia sejak tahun 2017 bersama Pemerintah Indonesia, akademisi, serta praktisi pendidikan dan perlindungan anak. Program ini bertujuan membangun interaksi positif di sekolah dengan memusatkan peran pelajar di sekolah sebagai ‘Agen perubahan’ untuk menyebarkan pesan dan perilaku baik di lingkungan sekolah, khususnya kepada teman sebaya. Roots Day menjadi puncak pelaksanaan program yang telah berlangsung sejak bulan September kemarin. Hadir dalam acara tersebut, segenap stakeholder sekolah ditambah dari pemerintah Kalurahan Jatisarono serta dari Koramil dan Kepolisian Sektor Nanggulan.

Penampilan drama musikal. Foto oleh Enggar dwi Dermawan.

Kegiatan di pagi hari tersebut diisi oleh berbagai penampilan para siswa agen perubahan yang secara bergantian menampilkan kreasi di hadapan hadirin, antara lain  drama musikal, dance, menyanyi, dan pembacaan puisi. Drama musikal yang menjadi penampilan utama pada acara tersebut, menceritakan seorang siswa pindahan yang dirundung oleh teman-teman sekelasnya. Menanggapi penampilan demi penampilan dari para agen perubahan, Martina, Kanit Binmas Kepolisian Sektor Nanggulan, menyampaikan dukungan terhadap program Roots ini, “Kami sangat mendukung, mudah-mudahan kedepannya memang betul-betul dilaksanakan. Semoga ke depan SMK Ma’arif ini lebih bagus lebih maju.”

Di penghujung acara, segenap hadirin menyatakan deklarasi sekolah anti perundungan dengan membubuhkan tanda tangan, sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan iklim yang aman dan nyaman untuk belajar di SMK Ma’arif 1 Nanggulan. (@m)

Sukseskan Gerakan Go Green, OSIS SMK Maa’rif 1 Nanggulan Gelar PEMILOS Secara Paperless

Pemilihan ketua OSIS SMK Ma'arif 1 Nanggulan online

Dalam rangka berpartisipasi dalam menyukseskan gerakan go green, SMK Ma’arif 1 Nanggulan melaksanakan kegiatan PEMILOS (Pemilihan Ketua OSIS-red) masa bakti 2021-2022 secara digital, 22-23 November kemarin.

Selain karena bertujuan untuk mengurangi sampah kertas, kegiatan PEMILOS secara digital ini juga sebagai bentuk adaptasi di era modern saat ini dimana segala hal dapat dilaksanakan dengan mudah dan simpel. “Mudah, simpel, ngga ribet, cocok untuk generasi milenial.”, kata Nanang Febrianto, S.Pd., salah satu pembina OSIS di SMK Ma’arif 1 Nanggulan.

Pemilih memberikan suara. Foto oleh Mufid Nuruddin.

Terdapat 2 paslon dalam PEMILOS tahun ini, Ibnu Rosyadi (XI TKJ) berpasangan dengan Roland Budi Kusuma (X TKR 2) bersaing dengan Dimas Afri Yulianto (XI TKR 2) – Dian Puspita Ningrum (X TKJ). Tidak banyak perbedaan dalam pelaksanaan kegiatan ini dibanding PEMILOS sebelumnya, kecuali hanya penggantian surat suara dengan sistem pemilihan umum yang terkoneksi dengan internet, sehingga bisa dilakukan secara paperless. Ketua panitia, Wimbo Jalu Prasetyo, mengaku puas atas terlaksananya pesta demokrasi kali ini, “Saya selaku ketua panitia merasa sangat puas karena pertama kalinya pelaksanaan PEMILOS di SMK Ma’arif 1 Nanggulan ini menggunakan sistem online berbasis aplikasi. Semoga metode ini terus dikembangkan karena disamping menghemat biaya juga dapat memudahkan panitia dalam melakukan penghitungan suara.”, pungkas Wimbo.

Total sebanyak 220 pemilih yang memberikan suara pada kegiatan tersebut. Keluar sebagai pemenang dalam PEMILOS kali ini adalah pasangan Ibnu Rosyadi – Roland Budi Kusuma dengan perolehan suara sebanyak 54% mengalahkan pasangan Dimas Afri Yulianto – Dian Puspita Ningrum yang memperoleh 46% suara.

Cap tinta jari setelah memberikan suara. Foto oleh Mufid Nuruddin.

Dalam kesempatan yang sama, Fiona Rahmawati, ketua OSIS periode sebelumnya berpesan kepada pasangan terpilih untuk selalu menjaga hubungan baik antara OSIS dengan segenap warga sekolah, “Jadikan OSIS sebagai teman untuk siswa-siswi SMK Ma’arif 1 Nanggulan.”, pesan Fiona. Dihubungi di tempat lain, pembina OSIS berpesan untuk melanjutkan tugas pengurus yang lalu, “Tetap lanjutkan perjuangan kakak kelasmu demi sekolah tercinta.”, tambah Nanang Febrianto, S.Pd. (@m)

Gandeng Balai Tekkomdik DIY, SMK Ma’arif 1 Nanggulan Adakan Workshop Implementasi Platform Digital

SMK Ma’arif 1 Nanggulan bekerja sama dengan Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY menyelenggarakan Workshop Implementasi Platform Digital bertempat di Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 13-14 November 2021 kemarin, diikuti oleh 33 guru dan karyawan SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Ibnu Siswanto, Ph.D., pendamping sekolah Pusat Keunggulan dari Universitas Negeri Yogyakarta serta 4 orang narasumber dari Balai Tekkomdik DIY.

Peserta Workshop Implementasi Platform Digital. Foto oleh Enggar Dwi Dermawan.

Workshop dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi, S.Pd., M.Pd. dengan menyampaikan harapan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas guru dalam pembelajaran dengan menggunakan platform digital. Acara kemudian dilanjutkan pemberian materi dari Balai Tekkomdik yang diwakili oleh Wihardianto Seta Nugraha, S.Kom., M.Eng dengan dibantu 2 orang asisten beliau yaitu Ridwan Abdullah, S.Kom. dan Erick Syafriatna, S.Kom.

Praktik Pembuatan Animasi Pembelajaran. Foto oleh Hanifah Fasiyani.

Kegiatan pemberian materi hari berikutnya tidak kalah seru dari sebelumnya, yang pada kesempatan ini dari Balai Tekkomdik DIY diwakili oleh Oki Pambudi, S.Pd dengan masih dibantu oleh 2 asisten yang sama. Acara ditutup oleh Kepala Sekolah dengan closing statement bahwa segenap keluarga besar SMK Ma’arif 1 Nanggulan harus bisa berkolaborasi, harus bisa bekerja sama. (@m)

SMK Ma’arif 1 Nanggulan Juara 1 JELITAKU 2019

SMK Ma'arif 1 Nanggulan Juara 1 JELITAKU

Pretasi membanggakan kembali diraih SMK Ma’arif Nanggulan. Adalah anak-anak pramuka SMK Ma’arif 1 Nanggulan yang berhasil meriah juara 1 dalam Jelajah Wisata Kulon Progo ke-XIV tahun 2019 (JELITAKU). Sebanyak 42 sangga (satuan regu dalam pramuka-red) putra dan putri se-Kabupaten Kulon Progo berpartisipasi dalam kegiatan ini, sementara dari SMK Ma’arif 1 Nanggulan mendelegasikan masing-masing 1 sangga putra dan putri. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 26-28 Oktober kemarin, sangga putri SMK Ma’arif 1 Nanggulan berhasil meraih juara 1 Lomba Giat Pertolongan Pertama Gawat Darurat.

Hanifah Arum, salah satu anggota sangga putri mengaku kaget dan tidak menyangka atas raihan juara tersebut. “Kaget, ngga nyangka, yang pasti seneng dan bahagia.”, katanya bersemangat. Di lain pihak meskipun belum berhasil meraih kejuaraan, sangga putra SMK Ma’arif 1 Nanggulan berpesan untuk lebih meningkatkan kualitas diri, “Perbaiki, evaluasi, lebih kompak dan usahakan untuk lebih menurunkan ego pribadi. Semoga tahun depan bisa meraih hasil yang lebih baik.”, kata Trio Yoga Widadi, salah satu anggota sangga putra.

Sangga putri SMK Ma'arif 1 Nanggulan
Sangga putri SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Foto oleh Anggun Nur Fadillah.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 26-28 Oktober kemarin, mengambil rute bagian selatan Kabupaten Kulon Progo melewati 6 Kecamatan yaitu Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Sentolo, dan Pengasih dengan mengambil start di Gubug Pramuka Kwarcab Kulon Progo dan finis di Gedung Taman Budaya Kulon Progo. Kegiatan rutin tahunan ini diadakan tidak lain untuk menambah teman serta pengalaman anak-anak Pramuka se-Kabupaten Kulon Progo.

Sangga putra SMK Ma'arif 1 Nanggulan
Sangga putra SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Foto oleh Anggun Nur Fadillah.

Riski Danu Kusumo, salah satu kakak kelas pendamping peserta juga mengaku senang atas hasil yang diraih adik-adik kelasnya, “Senang, bahagia. Ngga sia-sia meski perjalanan yang ditempuh lumayan jauh. Ke depan untuk bisa memperhatikan rundown acara supaya lebih rapi lagi.” kata Riski Danu Kusumo. Keberhasilan capaian ini juga tidak lepas dari peran pembina pramuka, Anna Nurlaila, yang selalu memberikan motivasi kepada anak-anak pramuka SMK Ma’arif 1 Nanggulan, “Jangan lihat orang lain, yakinlah dengan kemampuan sendiri.” ucapnya. Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan punya potensi yang luar biasa, “Yang penting ditunggui dan diarahkan, serta ditunjang dengan sedikit peningkatan fasilitas, anak-anak pasti bisa menunjukkan yang terbaik.”, pungkas Anna Nurlaila. (a@m)

Harlah LP Ma’arif NU, Honda Gelar Servis Gratis

Servis Gratis SMK Ma'arif 1 nanggulan

Tidak seperti biasanya, halaman SMK Ma’arif 1 Nanggulan pada hari Kamis (19/9) terlihat sangat ramai. Puluhan sepeda motor mengantri dengan tertib menunggu giliran servis gratis oleh tangan-tangan terampil para mekanik sepeda motor. Berdiri dengan kokoh di sudut halaman sekolah, dua buah stand tenda berwarna merah dengan tulisan putih besar, Shinta Motor.

Ya, servis gratis meyambut Harlah LP Ma’arif NU ke-90 tersebut terselenggara berkat kerjasama antara SMK Ma’arif Nanggulan dengan Honda. Baik warga sekolah maupun masyarakat sekitar menyambut dengan antusias adanya servis gratis ini dengan banyaknya pengunjung yang datang.

Honda Servis Gratis SMK Ma'arif 1 Nanggulan
Mekanik Honda melakukan servis sepeda motor. Foto oleh Miftahul Mujib.

Selain memberikan pelayanan servis dan ganti oli secara gratis, Shinta Motor Wates juga mempersilahkan para pengunjung untuk test drive sepeda motor Honda keluaran terbaru. Hal ini tentu saja menambah daya tarik pengunjung mengingat bahwa tidak jarang Honda menjadi trend setter dalam inovasi sepeda motor.

Ditemui di sela-sela kesibukan melayani pengunjung, pihak Shinta Motor Wates sebagai sponsor menyampaikan rasa senang dapat membantu warga sekolah dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Sementara pihak SMK Ma’arif 1 Nanggulan menyampaikan terima kasih dengan harapan semoga kegiatan ini dapat berlanjut sebagai salah satu bentuk kerjasama antara DU/DI dan sekolah. (a@m)