Kunjungan Industri SMK Ma’arif 1 Nanggulan di PT. Morodadi Prima Malang 14 Mei 2024

Kunjungan industri (KI) adalah kegiatan siswa mengunjungi perusahaan atau industri tertentu untuk melihat dan belajar tentang proses produksi, praktik bisnis, dan operasi perusahaan tersebut. Tujuan dari kunjungan industri adalah memberikan pemahaman praktis kepada peserta tentang bagaimana konsep-konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam dunia nyata.

Siswa Teknik Otomotif dan Guru Pendamping di PT. Morodadi Prima, Malang

Pada tanggal 14 Mei 2024 Kompetensi Keahlian Teknik Otomotif SMK Ma’arif 1 Nanggulan melaksanakan KI di Malang, Jawa Timur. Kunjungan Industri (KI) dilaksanakan dengan berkunjung ke PT. Karoseri Morodadi Prima. Kegiatan Kunjungan Industri (KI) diikuti oleh kelas 10 dan 11 Kompetensi Keahlian Teknik Otomotif dengan jumlah 168 siswa dan didampingi oleh 16 Guru Pendamping.

Kegiatan Kunjungan Industri (KI) dilaksanakan di PT. Karoseri Morodadi Prima pada hari Selasa, tanggal 14 Mei 2024 yang terletak di Jl. Raya Randu Agung Singosari, Malang, Jawa Timur. Dalam kunjungan di PT. Karoseri Morodadi Prima, siswa diajak berkeliling perusahaan melihat proses produksi dari bus yang masih berupa chassis menjadi bus yang siap digunakan di jalan raya.

Pelaksanaan Kunjungan Industri (KI) memungkinkan siswa untuk melihat dan memahami secara langsung bagaimana konsep-konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik di dunia industri. Mereka dapat melihat bagaimana proses produksi dilakukan, apa saja teknologi yang digunakan, dan bagaimana kegiatan bisnis dijalankan dalam perusahaan. “Kunjungan Industri (KI) menambah wawasan saya dalam melihat dunia industri secara langsung, khususnya dibidang otomotif.” Ujar Ahmad Soleh siswa kelas X TO 3.

Pemberian Kenang-kenangan dari SMK Ma’arif 1 Nanggulan kepada perwakilan PT. Morodadi Prima, Malang

Melalui kegiatan Kunjungan Industri (KI), siswa dapat melihat keberhasilan dan prestasi perusahaan-perusahaan dalam industri yang relevan. Hal ini dapat memotivasi dan menginspirasi mereka untuk mengejar karir di bidang tersebut atau mengembangkan minat mereka dalam subjek yang terkait.

Pesantren Ramadhan di SMK Ma’arif 1 Nanggulan Menginspirasi Peningkatan Spiritualitas

Di tengah berkah bulan suci Ramadhan, SMK Ma’arif 1 Nanggulan menggelar Pesantren Ramadhan yang bertujuan meningkatkan iman dan taqwa bagi siswa-siswi kelas X dan XI. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 22 Maret 2024 untuk kelas X, sementara kelas XI mengikuti pada tanggal 25 hingga 29 Maret 2024.

Pesantren Ramadhan tahun ini menampilkan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperdalam spiritualitas dan keilmuan agama Islam. Materi yang disampaikan meliputi praktik sholat dhuha dan pembacaan Asmaul Husna yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh para peserta.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan materi yang disampaikan oleh santri dari Pondok Pesantren Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta. Materi yang dibawakan meliputi tata cara thoharoh, pengertian sholat yang benar, pentingnya tahlil, serta mendalaminya memahami Al-Qur’an.

Peserta Pesantren Ramadhan Melaksanakan Kegiatan dengan Khidmat

“Kami berterima kasih kepada PP Ali Maksum atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswi kami untuk mendapatkan ilmu agama yang berharga. Semoga ilmu yang didapat dapat menginspirasi mereka dalam meningkatkan ibadah dan keimanan,” ungkap Ketua Panitia Pesantren Ramadhan, Bapak Candra Eko Prabowo, S.Pd.

Pesantren Ramadhan ini dilanjutkan dengan kegiatan buka bersama yang penuh keakraban di antara peserta maupun guru pendamping. Tak lupa, kegiatan ditutup dengan sholat tarawih berjamaah di halaman SMK Ma’arif 1 Nanggulan yang menambah nuansa kebersamaan dan kekhidmatan dalam ibadah.

Kegiatan Buka Puasa Bersama di Halaman SMK Ma’arif 1 Nanggulan

Kegiatan Pesantren Ramadhan seperti ini tidak hanya menambah pengetahuan agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi di antara siswa-siswi dan guru pendamping. SMK Ma’arif 1 Nanggulan berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berbudaya dan berlandaskan nilai-nilai agama yang kuat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan SMK Binaan PT. ADM Korwil DIY Mendorong Kesesuaian Kurikulum dengan Industri Otomotif

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menyelaraskan kurikulum dengan tuntutan industri, Korwil PBD DIY menggelar acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT. Astra Daihatsu Motor dengan sekolah binaan PT. ADM Korwil DIY. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam mengembangkan kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan/Otomotif sekaligus meresmikan DOJO Center SMK Muhammadiyah 1 Bantul.

Kepala SMK Ma’arif 1 Nanggulan (kemeja biru) dalam Acara Peresmian DOJO SMK Muhammadiyah 1 Bantul

Kegiatan yang diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 1 Bantul ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 09 Maret 2024, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Peresmian DOJO Center SMK Muhammadiyah 1 Bantul menjadi salah satu sorotan utama dalam acara ini, sebagai wujud komitmen sekolah dalam memberikan fasilitas yang memadai bagi para siswa untuk mengembangkan keterampilan di bidang otomotif.

Perjanjian ini menandai langkah awal dalam menjalin kolaborasi yang erat antara lembaga pendidikan dan industri otomotif, guna mendukung pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Dalam acara ini, SMK Ma’arif 1 Nanggulan diwakili oleh Kepala Sekolah, Bapak Sarwidi, S.Pd., M.Pd.

Kepala SMK Ma’arif 1 Nanggulan bersama Perwakilan PT. ADM

Dengan adanya kerja sama yang terjalin antara SMK Binaan PT ADM dengan PT. Astra Daihatsu Motor, diharapkan dapat menciptakan lulusan yang siap pakai dan kompeten sesuai dengan tuntutan industri otomotif, sehingga dapat mendukung kemajuan industri otomotif di Indonesia serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi nasional.

Dua Siswa Kelas XII SMK Ma’arif 1 Nanggulan Raih Sertifikat Kompetensi KKNI Level 2

Prestasi gemilang kembali diraih oleh SMK Ma’arif 1 Nanggulan, kali ini melalui dua siswa kelas XII TJKT yang memperoleh sertifikat kompetensi KKNI Level 2 di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Mereka adalah Ery Ardiansyah dan Amin Mufadhol, dua sosok yang menorehkan prestasi cemerlang dalam pengembangan keterampilan.

Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan bersama Amin Mufadhol
Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan bersama Ery Ardiansyah

Diklat yang diselenggarakan oleh Badan Layanan Pendidikan dan Pelatihan (BLPT) Yogyakarta pada November 2023 lalu ini telah menjadi wadah bagi Ery dan Amin untuk menunjukkan keahlian dan kemampuan mereka di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Melalui upaya keras dan dedikasi yang tak kenal lelah, keduanya berhasil menaklukkan berbagai penilaian yang diberikan, sehingga mampu meraih sertifikat kompetensi KKNI Level 2.

Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), memberikan pengakuan resmi terhadap kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh Ery dan Amin di bidang Teknik Komputer dan Jaringan. Prestasi ini juga mencerminkan komitmen SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam membekali siswanya dengan keterampilan yang relevan dengan tuntutan industri.

Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi, M.Pd, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Ery Ardiansyah dan Amin Mufadhol. “Kami sangat bangga melihat kesungguhan dan dedikasi mereka dalam mengejar prestasi. Sertifikat kompetensi KKNI Level 2 ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan di SMK Ma’arif 1 Nanggulan mampu menghasilkan siswa-siswa yang siap bersaing di dunia kerja,” ujar Bapak Sarwidi.

Keberhasilan Ery dan Amin juga menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi masing-masing. Diharapkan, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berusaha dan menggapai impian mereka di masa depan.

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Bukti Siswa Siap Terjun di Dunia Kerja

Telah berlangsung selama satu pekan, SMK Ma’arif 1 Nanggulan menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peserta didik untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama tiga tahun di sekolah.

Peserta UKK Teknik Otomotif sedang Melakukan Spooring pada Kendaraan

UKK ini melibatkan dua kompetensi keahlian yang ada, yaitu Teknik Otomotif serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). Materi ujian untuk siswa Teknik Otomotif meliputi engine, chasis rem, chasis kemudi, chasis suspensi, chasis roda, SOP, alat ukur, dan K3. Sementara itu, siswa TJKT diuji dalam pengkabelan serta troubleshooting layanan jaringan pada jaringan client-server.

Pengujian dilakukan oleh penguji internal, yang merupakan para guru di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, serta penguji eksternal yang berasal dari dunia industri. Hal ini bertujuan untuk memberikan penilaian yang lebih holistik dan realistis terhadap kemampuan siswa, sekaligus menghubungkan antara teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik yang diterapkan di lapangan kerja.

Peserta UKK TJKT sedang Diuji oleh Penguji Eksternal

Proses ujian berlangsung di bengkel otomotif dan laboratorium jaringan komputer yang telah disiapkan dan diverifikasi oleh Tim Verifikator. Verifikasi ini memastikan bahwa fasilitas dan peralatan yang digunakan dalam ujian memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga proses pengujian dapat berlangsung dengan lancar dan adil bagi semua siswa.

Salah satu siswa kelas XII TJKT, Amin Mufadhol, mengungkapkan bahwa meskipun ujian ini menantang, namun tidak terlalu sulit baginya karena sudah terbiasa dan terlatih dalam proses pembelajaran sebelumnya. Pernyataannya mencerminkan pentingnya kesiapan dan ketekunan siswa dalam menghadapi UKK.

Peserta UKK TJKT sedang Melaksanakan Ujian

Nurhasim, S.T., selaku Kepala Program Keahlian Teknik Otomotif, menyoroti pentingnya kegiatan ujian ini dalam mengevaluasi sejauh mana siswa mampu mengaplikasikan pembelajaran yang telah dilalui selama tiga tahun. “Harapan kami, anak-anak memiliki bekal yang cukup sebelum nantinya akan terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Suasana UKK di Bengkel Teknik Otomotif

Setelah menyelesaikan UKK, peserta didik kelas XII masih harus menempuh Ujian Sekolah sebelum akhirnya menerima hasil kelulusan. Ini merupakan tahap penentuan akhir bagi para siswa sebelum mereka melangkah ke jenjang berikutnya, baik itu pendidikan lanjutan atau langsung terjun ke dunia kerja. SMK Ma’arif 1 Nanggulan berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan tuntutan industri saat ini, sehingga siswanya siap bersaing dan berkontribusi dalam dunia kerja yang semakin kompleks.

Pengajian Isra Mi’raj Meriah di SMK Maarif 1 Nanggulan: Momentum Pengingat Peristiwa Turunnya Perintah Sholat

Suasana kebersamaan dan keimanan begitu kental terasa di SMK Maarif 1 Nanggulan pada hari Selasa, 13 Februari 2024, saat sekolah ini menggelar acara pengajian Isra Mi’raj. Acara yang dihadiri oleh siswa dan guru ini berlangsung khidmat di halaman sekolah.

Suasana Pengajian Isra’ Mi’raj di Halaman Sekolah

Acara dimulai dengan pembukaan yang dipimpin oleh Muhammad Ridho Nurfadillah (X TJKT) dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syaifur Nur Wahid (X TO 1). Sambutan disampaikan oleh kepala sekolah, Bapak Sarwidi, S.Pd., M.Pd, yang memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta yang hadir. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Ginanjar Daffa dari kelas X TO 1.

Sambutan dari kepala sekolah menjadi momen yang sangat dinantikan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bapak Sarwidi mengungkapkan pentingnya momen Isra Mi’raj sebagai peristiwa yang memperkuat keimanan umat Muslim. Beliau juga menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi aktif siswa-siswi dalam menyelenggarakan acara tersebut.

“Acara ini dapat menjadi momentum bagi peserta didik untuk menampilkan hasil pembelajaran di kelas. Semoga acara ini dapat menjadi momen yang membawa berkah bagi kita semua, dan semoga kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak Sarwidi.

Bapak dan Ibu Guru saat Mengikuti Pengajian

Mauidhoh hasanah yang menjadi bagian inti dari acara ini disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Al Miftah Kauman, Bapak Muhammad Ma’ruf Masduki, S.Fil.I. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan seluruh peserta tentang peristiwa Isra Mi’raj yang menjadi awal diperintahkannya sholat bagi umat Muslim. Ceramah ini menggugah kesadaran akan pentingnya menjalankan perintah Allah SWT dan mengingatkan akan pentingnya sholat sebagai kewajiban umat Muslim.

“Kita patut bersyukur atas anugerah yang Allah berikan kepada kita dengan diwajibkannya sholat, yang diawali dengan peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Marilah kita jaga dan pelihara ibadah sholat sebagai wujud ketaatan kita kepada-Nya. Tatanen sholatmu, insya Allah Gusti Allah sing bakal nata uripmu,” ucap Muhammad Ma’ruf Masduki, S.Fil.I dalam ceramahnya.

Bapak Muhammad Ma’ruf Masduki, S.Fil.I

Acara kemudian diakhiri dengan kegiatan nuker nuk yang diikuti dengan antusiasme oleh siswa dan guru. Setiap peserta membawa nuk yang kemudian ditukarkan dengan milik temannya, sehingga terjalinlah hubungan kebersamaan dan solidaritas di antara mereka. Tidak lupa, acara ditutup dengan makan bersama di halaman sekolah, di mana suasana kekeluargaan semakin terasa. Seluruh siswa dan guru menikmati hidangan yang disediakan.

Suasana Makan Bersama di Halaman Sekolah

Dengan terselenggaranya acara pengajian Isra Mi’raj ini, diharapkan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan kekompakan dalam menjalankan ajaran Islam dapat semakin meningkat di kalangan siswa, guru, dan seluruh komponen di SMK Maarif 1 Nanggulan.

Civitas Akademika SMK Maarif 1 Nanggulan Tampil Memukau dengan Pakaian Adat Gagrak Ngayogyakarta pada Hari Kamis Pon

Pada hari Kamis Pon (1/2), seluruh civitas akademika SMK Maarif 1 Nanggulan secara perdana mengenakan pakaian adat Gagrak Ngayogyakarta. Bapak Ibu Guru dan Karyawan serta siswa dan siswi kompak mengenakan setelan sorjan lurik dan kebaya beserta jarik saat melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas.

Kegiatan tersebut diinisiasi sebagai bagian dari program Pendidikan Berbasis Budaya, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Dengan memakai pakaian adat Gagrak Ngayogyakarta, seluruh civitas akademika berharap dapat menjadi pelopor dalam melestarikan warisan budaya yang begitu berharga.

Siswa-siswi SMK Ma’arif 1 Nanggulan Mengenakan Pakaian Adat Yogyakarta

Guru Bahasa Jawa SMK Maarif 1 Nanggulan, Bapak Nanang Febrianto, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai upaya untuk mengenalkan kebudayaan Jawa kepada siswa, tetapi juga sebagai sarana untuk membangkitkan rasa cinta terhadap budaya lokal. “Kami ingin menciptakan suasana belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk menghargai dan mencintai kekayaan budaya Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta” ujarnya.

Penggunaan pakaian adat Gagrak Ngayogyakarta pada hari Kamis Pon ini merupakan instruksi dari Pemerintah Daerah DIY yang mengganti ketentuan penggunaan pakaian adat Yogyakarta yang semula digunakan pada hari Kamis Pahing menjadi Kamis Pon. Hal ini dilakukan sebagai bentuk mengingat, memperingati, dan menyosialisasikan Hari Jadi DIY.

Peringatan Hari Lahir Ke-101 Nahdlatul Ulama

SMK Maarif 1 Nanggulan memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-101 pada hari Rabu, 31 Januari 2024 dengan acara yang sederhana namun khidmat. Acara tersebut diadakan di halaman sekolah dan diikuti oleh guru dan siswa kelas X, XI serta XII.

Suasana Peringatan Hari Lahir Ke-101 NU di Halaman SMK Ma’arif 1 Nanggulan

Peringatan Hari Lahir NU tahun ini di SMK Maarif 1 Nanggulan dilakukan melalui acara mujahadah bersama, yang memberikan sentuhan spiritual dan mengajak semua peserta untuk merenung, berintrospeksi, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Acara dibuka dengan sambutan dari kepala sekolah, Bapak Sarwidi, S.Pd., M.Pd , yang menyampaikan pentingnya peringatan Hari Lahir NU sebagai momen refleksi dan inspirasi bagi generasi muda. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai kebangsaan serta ajaran agama Islam yang diwariskan oleh NU.

Sambutan dari Bapak Kepala Sarwidi, S.Pd., M.Pd

Puncak acara mujahadah bersama dilaksanakan dalam bentuk doa bersama yang dipimpin oleh Bapak KH Achmad Dainuri Noor. Doa tersebut melibatkan semua peserta untuk bersama-sama memohon ridha dan berkah dari Allah SWT, serta memohon agar NU terus menjadi wahana pembinaan karakter dan spiritual masyarakat.

Bapak KH. Achmad Dainuri Noor

Acara peringatan Hari Lahir NU ini diharapkan dapat menjadi momentum yang memperkuat ikatan keislaman dan kebangsaan di kalangan siswa serta seluruh warga sekolah. Dengan semangat mujahadah bersama, diharapkan generasi muda dapat terus mengembangkan nilai-nilai keimanan, toleransi, dan gotong-royong untuk mewujudkan masyarakat yang berdikari dan berdaya.

Hari Santri Nasional 2023: Peringatan Penting untuk Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia

 

logo hari santri 2023

Hari Santri Nasional, yang jatuh pada tanggal 22 Oktober, merupakan momen penting dalam kalender Indonesia yang dirayakan dengan semangat dan kebanggaan. Hari ini menjadi peringatan atas peran penting santri (murid-murid pesantren atau sekolah agama Islam) dalam membentuk identitas dan pendidikan agama Islam di Indonesia. Di tahun 2023, Hari Santri Nasional tetap memainkan peran sentral dalam merayakan kekayaan budaya dan spiritualitas Indonesia.

Sejarah Hari Santri Nasional:

Hari Santri Nasional pertama kali dideklarasikan oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo, pada tahun 2015. Tanggal 22 Oktober dipilih untuk memperingati peran dan kontribusi santri dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia dan mempertahankan nilai-nilai Islam dalam masyarakat. Dengan mendeklarasikan Hari Santri Nasional, pemerintah Indonesia mengakui dan memberikan penghargaan atas peran penting yang dimainkan oleh santri dalam sejarah bangsa.

Peran Santri dalam Pendidikan Islam:

Santri adalah para pelajar yang menjalani pendidikan Islam di pesantren atau lembaga pendidikan agama Islam. Mereka belajar tentang Al-Quran, hadis, fiqh, aqidah, dan berbagai aspek agama Islam lainnya. Santri juga belajar tentang ilmu-ilmu dunia modern untuk memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.

Peran santri dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat diabaikan. Mereka adalah pilar utama dalam mempertahankan tradisi keagamaan dan kebudayaan Islam di tengah beragamnya masyarakat Indonesia. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, telah memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan moral para santri.

Peringatan Hari Santri Nasional 2023:

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mencerminkan pentingnya peran santri dalam pengembangan pendidikan Islam dan memelihara nilai-nilai keagamaan di Indonesia. Berbagai kegiatan dan acara diadakan di seluruh negeri untuk merayakan hari ini. Beberapa kegiatan tersebut termasuk:

 

    1. Diskusi Agama dan Seminar: Santri dan ulama mengadakan diskusi dan seminar tentang isu-isu keagamaan dan sosial yang relevan. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan pemahaman agama dan keterampilan santri.

    1. Pawai Santri: Di beberapa daerah, pawai santri diadakan dengan pakaian tradisional dan membawa atribut agama. Pawai ini adalah ekspresi kebanggaan atas identitas santri.

    1. Kegiatan Sosial: Sebagai bentuk pemberian kembali kepada masyarakat, santri seringkali mengadakan kegiatan sosial seperti pemberian makanan gratis, bantuan kesehatan, dan program amal lainnya.

Pentingnya Pendidikan Agama Islam:

Pendidikan agama Islam di Indonesia tidak hanya tentang pembelajaran teks-teks agama, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan moral yang kuat. Melalui pesantren dan lembaga pendidikan Islam lainnya, santri diberikan pendidikan holistik yang menggabungkan agama, moral, dan ilmu pengetahuan. Ini membantu membangun individu yang bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

 

 

Hari Santri Nasional adalah momen penting untuk menghargai peran dan kontribusi santri dalam pengembangan pendidikan Islam dan pemeliharaan nilai-nilai agama di Indonesia. Di tahun 2023, peringatan Hari Santri Nasional mencerminkan kebanggaan dan semangat yang tinggi dalam mempertahankan warisan agama dan budaya yang kaya di Indonesia. Santri adalah garda terdepan dalam melestarikan tradisi agama Islam dan menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat.

Kunjungan Industri SMK Ma’arif 1 Nanggulan ke CV. Karoseri Laksana dan Gamelab

Sebanyak 73 siswa dan siswi kelas XI SMK Ma’arif 1 Nanggulan melakukan kegiatan Kunjungan Industri pada Selasa, 23 Mei 2023 di Semarang dan Salatiga. Industri yang dituju untuk program keahlian Teknik Otomotif (TO) adalah CV Karoseri Laksana yang beralamat di Bergas, Kabupaten Semarang. Sementara itu program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) menuju PT. Educa Sisfomedia Indonesia (Gamelab) di Salatiga.

Proses pembuatan body bus (sumber : ulasan Google)

Siswa-siswi TO dapat melihat secara langsung proses produksi bus, mulai dari pembuatan chasis, pendempulan, pengecatan, hingga pemasangan interior dan eksterior. Putra Bakti Topani, salah satu siswa TO mengatakan bahwa ia sangat senang dengan adanya kegiatan Kunjungan Industri ini karena dapat mengenal dunia industri secara nyata serta mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas yang menyenangkan. Sedangkan siswa-siswi TJKT mendapatkan pengetahuan tentang dunia industri digital dan diberi kesempatan untuk mencoba permainan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR).

Uji Coba Permainan dengan Virtual Reality (sumber: dokumen pribadi)

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertema Kebekerjaan. Siswa diharapkan dapat menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai budaya kerja pada industri yang dituju. “Melalui kegiatan ini, peserta didik dan tenaga pendidik bisa merasakan secara langsung aktivitas yang ada di dunia kerja, hal ini juga dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara pihak industri dengan sekolah”, ujar Erika Yoga Sari, S.Pd selaku koordinator P5 di SMK Ma’arif 1 Nanggulan. (han)