YOGYAKARTA — Babak baru kepemimpinan pendidikan kembali dimulai di SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Daerah Istimewa Yogyakarta secara resmi telah menetapkan dan melantik Galih Septyan, S.Pd.T. sebagai Kepala Sekolah Definitif untuk memimpin institusi pendidikan vokasi tersebut. Prosesi pelantikan yang penuh khidmat ini dilangsungkan pada hari Minggu, 11 Oktober 2026, bertempat di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta.

Prosesi pelantikan Bapak Galih Septyan sebagai Kepala Sekolah Definitif SMK Ma’arif 1 Nanggulan oleh LP Ma’arif DIY di Kantor DPD RI Yogyakarta
Penetapan status kepala sekolah definitif ini menjadi tonggak sejarah yang penting bagi perjalanan akademis dan manajerial di lingkungan SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Kepemimpinan yang bersifat definitif memberikan kepastian, otoritas strategis penuh, dan pijakan yang kuat dalam mengambil kebijakan-kebijakan krusial untuk pengembangan mutu sekolah ke depan. Kehadiran pemimpin yang telah dikukuhkan secara resmi ini diharapkan mampu mengakselerasi berbagai program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.
Pemilihan lokasi pelantikan di Kantor DPD RI DIY turut memberikan makna mendalam bagi acara pengukuhan ini. Hal tersebut mencerminkan komitmen kuat dan keseriusan dari LP Ma’arif DIY dalam menata, mengelola, serta memajukan sumber daya manusia di lingkungan lembaga pendidikan di bawah naungannya secara profesional dan bermartabat. Momentum pelantikan ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan sebuah titik tolak untuk terus mewujudkan visi besar pendidikan kejuruan yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan, kemandirian, dan kebangsaan.
Sebagai lembaga pendidikan vokasi, SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengemban tanggung jawab besar untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan etos kerja yang kuat. Tantangan dunia kerja di era modern yang terus berubah menuntut sekolah menengah kejuruan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan riil industri. Di sinilah peran strategis seorang kepala sekolah definitif sangat krusial. Melalui kepemimpinan Galih Septyan, S.Pd.T., sekolah diyakini dapat terus memperkuat kurikulum vokasi yang adaptif serta selaras dengan program link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha atau dunia industri (DUDI).
Pendidikan kejuruan yang diselenggarakan oleh SMK Ma’arif 1 Nanggulan selama ini memiliki fokus utama untuk membekali para siswanya dengan keterampilan praktis, kedisiplinan, dan jiwa kewirausahaan. Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi energi segar dalam mendorong inovasi pembelajaran, peningkatan kualitas fasilitas praktik siswa, serta perluasan jejaring kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Langkah-langkah tersebut sangat esensial untuk memastikan bahwa lulusan dari institusi ini siap bersaing di pasar kerja, mampu terserap oleh industri, maupun memiliki bekal yang mumpuni untuk merintis usaha secara mandiri.
Di sisi lain, pembinaan berkelanjutan dari LP Ma’arif DIY sebagai lembaga penaung juga memegang peranan kunci. Pelantikan ini menegaskan kembali kuatnya sinergi antara pihak sekolah dan yayasan dalam menjaga standar mutu pendidikan. LP Ma’arif DIY memastikan bahwa setiap lembaga pendidikannya, termasuk SMK Ma’arif 1 Nanggulan, tetap teguh pada komitmen untuk mengintegrasikan pendidikan akhlakul karimah ke dalam proses pembelajaran vokasi sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga kerja yang terampil secara hard skill, tetapi juga menjadi generasi penerus yang memiliki integritas moral (soft skill) yang baik.
Ke depannya, masyarakat luas serta para orang tua dan wali murid menaruh harapan besar terhadap estafet kepemimpinan baru ini. Arah kebijakan manajerial yang terukur di bawah nahkoda baru diharapkan bermuara pada peningkatan prestasi sekolah, baik di ranah akademik, kompetensi keahlian, maupun non-akademik. Segenap keluarga besar SMK Ma’arif 1 Nanggulan menyambut baik penetapan Galih Septyan, S.Pd.T. dan bersiap untuk terus berkolaborasi mewujudkan lingkungan belajar yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing tinggi bagi seluruh siswa.
SMK Ma’arif 1 Nanggulan Teguhkan Kecintaan terhadap Budaya Jawa
Nanggulan – Komitmen dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal terus diwujudkan oleh SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah pembiasaan mengenakan pakaian adat Jawa atau busana Gagrag setiap hari Kamis Pon. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus membangun karakter peserta didik yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Setiap Kamis Pon, seluruh warga sekolah turut berpartisipasi dengan mengenakan busana adat Jawa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Suasana sekolah pun tampak berbeda dengan nuansa tradisional yang kental. Para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik menunjukkan kebanggaan dalam mengenakan busana adat sebagai identitas budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Penggunaan busana Gagrag bukan sekadar kegiatan mengenakan pakaian tradisional, melainkan juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan dengan kekayaan tradisi Jawa, mulai dari tata busana, nilai kesopanan, unggah-ungguh, hingga filosofi yang terkandung dalam budaya Jawa.
Selain melalui pembiasaan Kamis Pon, SMK Ma’arif 1 Nanggulan juga secara konsisten menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian budaya lokal dengan berpartisipasi dalam kegiatan Kirab Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keikutsertaan dalam kirab tersebut menjadi wujud nyata dukungan sekolah terhadap pelestarian tradisi dan budaya Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, warga sekolah turut mengambil bagian dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas. Kirab tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah, identitas, dan warisan budaya Yogyakarta.
Partisipasi dalam kegiatan budaya seperti ini juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Mereka dapat belajar secara langsung mengenai pentingnya menjaga tradisi, menghargai warisan leluhur, serta memahami bahwa budaya merupakan bagian penting dari jati diri bangsa.
Bagi SMK Ma’arif 1 Nanggulan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai kompetensi keahlian, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya. Sekolah berupaya menyeimbangkan kemajuan pendidikan dengan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal agar peserta didik mampu menjadi generasi yang berkompeten, berkarakter, dan tetap mencintai budayanya sendiri.
Melalui kegiatan Kamis Pon dan partisipasi dalam Kirab Hari Jadi Yogyakarta, SMK Ma’arif 1 Nanggulan berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Melestarikan budaya bukan hanya tentang menjaga tradisi masa lalu, tetapi juga tentang mewariskan identitas dan nilai-nilai luhur kepada generasi masa depan. SMK Ma’arif 1 Nanggulan, terus berkarya, berbudaya, dan berkarakter!
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI SPMB SMK MA’ARIF 1 NANGGULAN
Dengan ini diumumkan kepada seluruh calon peserta didik baru yang telah mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Ma’arif 1 Nanggulan, bahwa nama-nama yang tercantum dalam daftar pengumuman ini dinyatakan LULUS / DITERIMA sebagai peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Kami mengucapkan selamat kepada calon siswa yang telah dinyatakan diterima. Semoga dapat belajar dengan baik, berprestasi, dan menjadi bagian dari keluarga besar SMK Ma’arif 1 Nanggulan.
Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
Panitia SPMB
SMK Ma’arif 1 Nanggulan
Peringatan Hari Kartini 2025 di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Meriah dengan Nuansa Tradisional
SMK Ma’arif 1 Nanggulan memperingati Hari Kartini dengan menggelar rangkaian acara yang berlangsung pada Senin, 21 April 2025. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan upacara bendera yang seluruh petugasnya merupakan guru dan karyawan perempuan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh R.A. Kartini.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Tria Cahyuni, S.Pd., menyampaikan amanat yang bertema sejarah dan perjuangan R.A Kartini. Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk meneladani perjuangan R.A. Kartini sebagai tokoh emansipasi perempuan. “Berkat perjuangan beliau, perempuan Indonesia saat ini memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam dunia kerja dan pendidikan,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa peran perempuan sangatlah besar, terutama dalam keluarga. “Perempuan harus berilmu, karena madrasah pertama bagi anak-anak adalah ibunya,” tambahnya.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba tradisional yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. Jenis lomba yang digelar antara lain jlingjlong, dakon, bekel, gatheng, kelereng, serta cerdas cermat berbahasa Jawa. Lomba-lomba ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan permainan tradisional yang kini mulai jarang dimainkan oleh generasi muda.

Seluruh siswa tampak antusias mengikuti perlombaan. Meskipun beberapa siswa belum pernah mencoba permainan tersebut sebelumnya, mereka tetap berani mencoba dan akhirnya mampu memainkannya dengan baik.

Melalui peringatan Hari Kartini ini, SMK Ma’arif 1 Nanggulan tidak hanya mengenang jasa pahlawan emansipasi perempuan, tetapi juga mengajak peserta didik untuk mencintai budaya tradisional dan membangun rasa percaya diri dalam mencoba hal-hal baru.
Ramadan 1446 H di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarana Pembiasaan Baik Bagi Siswa
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, SMK Ma’arif 1 Nanggulan menyelenggarakan serangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung mulai 6 Maret hingga 19 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh warga sekolah melalui berbagai aktivitas ibadah dan kajian keagamaan.
Setiap pagi, sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, seluruh siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an secara bergiliran. Setiap kelas mendapat jatah membaca sebanyak dua juz, sehingga dalam waktu yang telah ditentukan seluruh Al-Qur’an dapat dikhatamkan secara bersama-sama. Setelah tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan KBM seperti biasa hingga menjelang waktu Dzuhur.

Sebagai bentuk pembiasaan ibadah, seluruh warga sekolah melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di lingkungan sekolah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kajian keagamaan yang disampaikan oleh para guru dan karyawan SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Kajian ini berisi pembahasan tentang nilai-nilai Islam yang relevan dengan kehidupan sehari-hari serta motivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Puncak dari rangkaian kegiatan Ramadhan ini adalah khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan pada 19 Maret 2025. Acara ini diawali dengan pembacaan Juz 30 oleh 12 orang perwakilan dari masing-masing kelas. Setelah itu, dilanjutkan dengan kajian keagamaan dengan tema Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Bapak Kiai Nurul Huda dari Pondok Pesantren Al-Anwar, Maron, Purworejo. Kajian ini memberikan pemahaman mendalam tentang sejarah turunnya Al-Qur’an serta hikmah yang dapat diambil dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kegiatan Ramadhan di SMK Ma’arif 1 Nanggulan ini dapat menjadi pemantik bagi seluruh warga sekolah untuk semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.
Lembaga Rumah Tahfidz Berikan Bantuan Buku dan Al-Qur’an untuk SMK Ma’arif 1 Nanggulan
SMK Ma’arif 1 Nanggulan menerima bantuan dari Lembaga Rumah Tahfidz berupa 35 buku Belajar Mudah Baca Al-Qur’an dan 6 mushaf Al-Qur’an pada Senin (2/12). Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Sahabat Al-Qur’an Nusantara sebagai bagian dari upaya mendukung program pendidikan agama di sekolah.
Kepala SMK Ma’arif 1 Nanggulan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam mendukung program 30 Menit Bersama Al-Qur’an yang sedang kami jalankan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa,” ujarnya.

Buku dan mushaf Al-Qur’an yang diberikan akan digunakan secara maksimal dalam pembelajaran, khususnya untuk siswa yang masih belajar membaca Al-Qur’an. Diharapkan, bantuan ini dapat mempercepat pencapaian tujuan sekolah agar seluruh siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar sebelum lulus dari SMK Ma’arif 1 Nanggulan.
Lembaga Rumah Tahfidz dan Yayasan Sahabat Al-Qur’an Nusantara berharap kontribusi ini dapat membawa keberkahan dan menjadi amal jariyah yang bermanfaat bagi para siswa. SMK Ma’arif 1 Nanggulan pun berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya demi keberhasilan program pendidikan spiritual di sekolah.
Dua Siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan Raih Apresiasi Wirausaha Belia di Program “Momenku Siap Berkemas” Angkatan 3 Tahun 2024
Dua siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Muhammad Fajar dari kelas X TO 3 dan Ryan Muchtar dari kelas XI TO 3, sukses meraih penghargaan Apresiasi Wirausaha Belia dalam acara Momenku Siap Berkemas yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur DIY pada acara yang berlangsung di Hotel Grand Rohan Jogja, tanggal 30 Oktober 2024.

Proses seleksi dimulai ketika sekolah menerima edaran dari Dikpora DIY pada tanggal 8 Agustus 2024. Dalam surat tersebut, Dikpora DIY mengundang sekolah-sekolah di Yogyakarta untuk mengusulkan nominasi siswa yang memiliki usaha untuk mengikuti seleksi Apresiasi Wirausaha Belia 2024. Menindaklanjuti edaran ini, Kepala Sekolah berkoordinasi dengan guru Kewirausahaan, Bapak Albani, S.T., untuk memilih siswa yang memenuhi kriteria wirausahawan muda. Dari hasil seleksi tersebut, diputuskan bahwa Muhammad Fajar dan Ryan Muchtar yang akan mewakili sekolah dalam proses seleksi.
Pada tanggal 3 Oktober 2024, Fajar dan Ryan mendapat undangan wawancara seleksi yang berlangsung di Sasana Krida, Lantai 2, Dikpora DIY. Mereka diwajibkan membawa catatan omzet dan penghasilan dari usaha masing-masing. Dalam wawancara tersebut, keduanya dengan percaya diri mempresentasikan usaha mereka dan bersaing dengan peserta dari sekolah-sekolah lain.
Ryan Muchtar mengelola usaha angkringan yang ia jalankan bersama keluarganya. Ia menyempatkan membuka angkringan setiap hari Sabtu dan Minggu, sementara di hari Senin hingga Jum’at ia meluangkan waktu sepulang sekolah hingga pukul 20.00 sebelum dilanjutkan oleh ayahnya. Sedangkan Muhammad Fajar turut membantu orang tuanya dalam usaha Sate Madura, menjajakan sate di waktu luang setelah jam sekolah serta di akhir pekan.


Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi kedua siswa ini. “Saya sangat bangga melihat anak-anak kita berani memulai usaha sejak dini dan mampu mengatur waktu antara sekolah dan berwirausaha. Semoga mereka terus ulet, pantang menyerah, dan senantiasa berinovasi untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Apresiasi Wirausaha Belia ini memberikan kesempatan besar bagi Fajar dan Ryan untuk memperluas jaringan bisnis serta meningkatkan pengetahuan mereka dalam berwirausaha. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk mengembangkan potensi dan keterampilan wirausaha sejak dini.
SMK Ma’arif 1 Nanggulan Ikut Berpartisipasi dalam Jota Joti DIY 2024
SMK Ma’arif 1 Nanggulan turut berpartisipasi dalam kegiatan Jota Joti (Jamboree On The Air – Jamboree On The Internet) Kwarda DIY 2024 yang dilaksanakan pada hari Jum’at hingga Minggu, 18-20 Oktober 2024. Acara ini berlangsung di Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Yogyakarta, dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik bagi para pramuka dari berbagai sekolah di DIY.
SMK Ma’arif 1 Nanggulan diwakili oleh empat siswa dari kelas X Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), yaitu Azaly Abimanyu HAB, Mirzandi Saputra, Rizqi Kurniawan, dan Alya Putri Maharani. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat menambah pengalaman dan pengetahuan dalam bidang teknologi informasi serta memperkuat semangat kerja sama dan komunikasi.

Apa Itu Jota Joti? Jota Joti merupakan kegiatan global tahunan yang diselenggarakan oleh organisasi kepanduan internasional. Jota (Jamboree On The Air) adalah pertemuan pramuka yang dilakukan melalui komunikasi radio amatir, sedangkan Joti (Jamboree On The Internet) melibatkan komunikasi melalui internet. Kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan pramuka dari berbagai negara melalui teknologi, meningkatkan keterampilan komunikasi, serta mempromosikan persahabatan dan kerjasama lintas budaya.
Partisipasi dalam Jota Joti memberikan berbagai manfaat, antara lain:
Peningkatan Keterampilan Teknologi dan Komunikasi: Peserta dilatih untuk menggunakan perangkat radio amatir dan memanfaatkan internet secara positif untuk berkomunikasi dengan pramuka dari seluruh dunia.
Pengembangan Jiwa Kepemimpinan dan Kerja Sama: Kegiatan ini mendorong peserta untuk bekerja sama dalam tim, memecahkan masalah, dan berkoordinasi secara efektif.
Memperluas Jaringan Sosial dan Budaya: Melalui komunikasi lintas negara, peserta dapat bertukar pengalaman, kebudayaan, dan informasi tentang kepanduan di berbagai belahan dunia.
Pengalaman Langsung dalam Teknologi Modern: Peserta juga mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli radio amatir serta teknologi informasi yang hadir selama acara.

Keikutsertaan SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam Jota Joti DIY 2024 merupakan langkah positif dalam mendukung perkembangan keterampilan teknologi siswa dan memperluas wawasan mereka dalam komunikasi global. Para siswa yang terlibat mendapatkan pengalaman berharga yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam dunia pendidikan dan kepanduan.
Perkuat Kemitraan dengan Dunia Industri, SMK Ma’arif 1 Nanggulan Teken MoU dengan 10 Perusahaan
SMK Ma’arif 1 Nanggulan kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia industri. Bentuk komitmen yang dilakukan adalah dengan menjadi salah satu sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mengikuti acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan 10 mitra industri dari Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung di Sasana Krida, Auditorium Dinas Dikpora DIY pada hari Kamis (26/9) , dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai SMK se-DIY.
SMK Ma’arif 1 Nanggulan diwakili oleh Kepala Sekolah dan Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, guna meningkatkan kompetensi siswa dalam menghadapi dunia kerja.

Adapun perusahaan yang hadir dan menandatangani MoU dengan SMK Ma’arif 1 Nanggulan antara lain PT. BeON Intermedia, United E-Motor, SR Electric, VIAR Motor Indonesia, AMIGROUP, Mitra Perdana, PT. Tera Data Indonusa, dan PT. Maspion IT. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang magang, pelatihan, dan rekrutmen bagi para siswa di masa depan.

Acara ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan SMK yang memiliki keterampilan dan siap bersaing di dunia industri yang semakin berkembang pesat.
Kerjasama SMK Ma’arif 1 Nanggulan dengan PT Educa Sisfomedia Indonesia
Kamis, 29 Agustus 2024, SMK Ma’arif 1 Nanggulan melakukan kunjungan ke PT Educa Sisfomedia Indonesia di Salatiga, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilaksanakan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Kepala Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), perwakilan Guru Produktif TJKT, serta empat orang siswa kelas XII TJKT yang sedang menjalani program magang sebagai bagian dari kelas industri.
Dalam kunjungan ini, dilakukan penandatanganan kerja sama kelas industri untuk siswa kelas XI TJKT angkatan tahun 2023. Selain itu, siswa kelas XII TJKT yang sedang melaksanakan magang mendapatkan bimbingan proyek secara langsung dari para ahli di PT Educa Sisfomedia. Kehangatan sambutan dari pihak PT Educa Sisfomedia terlihat dari penerimaan yang ramah oleh para trainer kelas industri, yang siap mendampingi dan memberikan arahan kepada para siswa.
Kompetensi Keahlian TJKT di SMK Ma’arif 1 Nanggulan telah mengikuti program kelas industri yang bekerjasama dengan PT Educa Sisfomedia Indonesia sejak tahun 2021. Dalam program kelas industri ini, siswa TJKT akan mendapatkan pembelajaran dari para ahli di industri. Pada tahun 2023, SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengambil kelas Game Development selama 12 bulan ditambah dengan program magang, sedangkan pada tahun 2024 mengambil kelas Web Front-End. Diharapkan, kerja sama ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, baik untuk pengembangan keahlian siswa maupun kontribusi industri pada dunia pendidikan.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, dengan harapan dapat mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkarya dalam dunia kerja.

