Dalami Kurikulum Merdeka, SMK Ma’arif 1 Nanggulan Adakan In House Training

iht kurimkulum merdeka smk maarif 1 nanggulan ruang pertemuan baju keki banner acara

SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengadakan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai tindak lanjut program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan selama 10 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 9 September 2022. Peserta IHT yaitu seluruh tenaga pendidik di SMK Ma’arif 1 Nanggulan.

IHT ini bertujuan untuk memberikan bekal dan pendalaman kurikulum merdeka kepada bapak/ibu guru baik mengenai dasar pelaksanaan kurikulum merdeka, perangkat ajar, maupun desain assessment. Hal inilah yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam sambutannya, “Maksud dan tujuan diadakannya IHT ini agar bapak ibu guru dapat memahami bagaimana pelaksanaan kurikulum merdeka sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran makna dan maksud daripada kurikulum merdeka dapat terwujud.”, demikian kata Sarwidi, S.Pd.,M.Pd

Peserta training mengerjakan tugas dari instruktur

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber dari BBPPMPV Seni dan Budaya, Balai Dikmen Kulon Progo, serta pengawas Pembina SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Adapun rangkaian kegiatan In House Training (IHT) sebagai berikut:

  1. Orientasi Program Sekolah, Pelaksanaan IHT dan Refleksi Kurikulum Merdeka oleh Rudi Prakanto S.Pd.,M.Eng (Balai Dikmen Kulon Progo) dan Sito Mardowo, S.Sn., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (29/8)
  2. Pembelajaran Mandiri Micro Learning oleh Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (30/8)
  3. Pemahaman Capaian Pembelajaran oleh Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (31/8)
  4. Penyusunan KOS Bag 1. Analisis karakteristik Satuan Pendidikan, Visi, Misi dan Tujuan Satuan Pendidikan oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya) dan Drs. A. A Djawahir, M.Pd (Pengawas Pembina). (1/9)
  5. Penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (2/9)
  6. Penyusunan Modul Ajar oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (5/9)
  7. Perencanaan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila oleh Cahya Yuana, S.Sos., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (6/9)
  8. Penyusunan KOS Bag 2. Pengorganisasian Pembelajaran di Satuan Pendidikan oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (7/9)
  9. Perencanaan Berbasis Data oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya). (8/9)
  10. Pengenalan platform Teknologi Prioritas oleh Dwi Yunanto, S.Pd., M.Pd (BBPPMPV Seni dan Budaya) dan Drs. A. A Djawahir, M.Pd (Pengawas Pembina). (9/9)
Sito Mardowo, S.Sn., M.Pd

Tujuan pemerintah dalam penerapan kurikulum merdeka ini hanya hanya mengatur prinsip pembelajaran saja, selebihnya nsekolah diberikan kebebasan dalam menentukan model, metode, dan teknik pelaksanaannya. Guru diberikan bekal Capaian Pembelajaran (CP) sebagai pedoman batas minimum kompetensi yang dicapai oleh siswa dalam proses pembelajaran, selebihnya guru dapat memodifikasi proses pembelajaran dengan kreatif dan inovatif. Kunci daripada kurikulum merdeka adalah menekankan softskill dan hardskill, upskilling dan reskilling siswa.

“Pembelajaran yang diinginkan adalah pelajaran yang melekat, bernilai, dan bisa diterapkan dalam kehidupan siswa. Prinsip dalam menyusun tujuan pembelajaran menggunakan pendekatan konstruktivisme dengan mengacu pada 6 facets of understanding yaitu explanation, interpretation, application, perspective, empathy, dan self-knowledge.” Jelas Sito

Sosialisasi Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka oleh Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo dan BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta

SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengadakan sosialisasi Implentasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka dengan menghadirkan Balai Dikmen dan BBPPMPV Seni dan Budaya, Jumat 26/8. Bertempat di SMK Maarif 1 Nanggulan. Peserta workshop yaitu seluruh tenaga pendidik SMK Maarif 1 Nanggulan serta turut mengundang perwakilan dari sekolah menengah sekitar. Narasumber pada acara ini, sesi pertama oleh Bapak Cahya Yuana, S.Sos, M.Pd dan Bapak Sito Mardowo, S.Sn.,M.Pd dari BBPPMPV, kemudian sesi kedua oleh Bapak Rudi Prakanto, S.Pd., M.Eng kepala Balai Dikmen Kulon Progo.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan dalam rangkaian program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan serta memperkenalkan skema kurikulum baru kepada tenaga pendidik di SMK Ma’arif 1 Nanggulan dan sekitarnya. Cahyo dalam materi mengenai filosofi kurikulum merdeka menyampaikanpentingnya seorang pendidik untuk memahami dasar daripada sebuah kurikulum sebelum melaksanakannya dalam pembelajaran.

Perubahan kurikulum dirancang oleh kemendibud dalam upaya peningkatan dan perbaikan
pendidikan di Indonesia. Pada saat ini jajaran pendidikan kembali harus beradaptasi dengan
kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka.

Sesi tanya jawab dengan Bapak Cahya Yuana, S.Sos, M.Pd

“Merdeka artinya bebas dalam mengembangkannya. Dalam kurikulum merdeka ini pemerintah hanya mengatur prinsip kurikulum. Sedangkan sekolah diberikan keleluasaan dalam mengembangkan baik dari model pembelajaran, metode pembelajaran, ataupun teknis
pelaksanaannya.” Jelas Cahya

Sedangkan Sito dalam materinya mengenai strategi pembelajaran kurikulum merdeka
menjelaskan bahwa salah satu strategi pelaksaan kurikulum ini dengan memanfaatkan platform merdeka mengajar. Baik guru maupun siswa dapat menggunakannya untuk mengeksplor kebutuhan pembelajaran.

Sosialisasi Kurikulum Pembelajaran Merdeka dari Balai Dikmen Kulon Progo

Kemudian pada sesi kedua, Rudi menambahkan bahwa kunci dari kurikulum merdeka
yaitu Up Skilling & Reskiling, serta menekankan pada softskill & PBI. Sebuah motivasi diakhir
kegiatan yang diberikan oleh Rudi bahwa sebuah kesuksesan melalui beberapa tahap
yaitu bersyukur, bermimpi besar, bekerja keras, kemudian bersabar.

Perkuat Budaya Kerja, SMK Ma’arif 1 Nanggulan datangkan Tim Daihatsu Korwil DIY

PT. Astra Daihatsu Motor melalui program Pintar Bersama Daihatsu mengadakan workshop budaya kerja 5S dan K3LH di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Kamis 25/8. Bertempat di ruang pertemuan SMK Ma’arif 1 Nanggulan, hadir dalam kegiatan tersebut tim PBD korwil DIY adalah Bapak Slamet Raharjo, S.Pd. dan Bapak Harimawan, S.Pd..

Sosialisasi Budaya Kerja oleh Bapak Harimawan, S.Pd.

Workshop tersebut diselenggarakan dalam rangkaian program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan sebagai bentuk komitmen SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam meningkatkan kualitas sekolah. Slamet Raharjo dalam materi mengenai K3LH, menyampaikan pentingnya keselamatan kerja dalam dunia industri. Penerapan K3LH dari dunia industri bisa dilakukan dengan cara seperti pemasangan rambu-rambu di setiap titik di lingkungan sekolah.

Sementara Harimawan dalam materinya mengenai budaya kerja 5S, menyampaikan pentingnya efisiensi kerja dalam kehidupan sehari-hari. 5S sendiri merupakan kependekan dari istilah budaya kerja dalam Bahasa Jepang yaitu Seiton, Seiri, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R, Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.

Semarak 17 Agustus SMK Ma’arif 1 Nanggulan Tahun 2022

Dalam rangka memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77, SMK Ma’arif 1 Nanggulan mengadakan berbagai perlombaan. Berlangsung selama 2 hari dari tanggal 15-16 Agustus 2022, kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Jatisarono ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI baik Teknik Otomotif maupun Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.

Selain mengisi kemeriahan peringatan HUT RI ke-77, perlombaan ini juga dimaksudkan sebagai penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Ditemui disela-sela meriahnya acara, koordinator P5 SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Tria Cahyuni, S.Pd, menyampaikan mengenai pentingnya kekompakan dan kerjasama. “Dalam perlombaan ini, anak-anak melatih kerjasama sehingga mereka berhasil melaksanakan tugasnya.”, jelas Tria Cahyuni.

Ada 4 cabang yang dipertandingkan pada kegiatan ini yaitu, gobag sodor, balap karung, tarik tambang, dan memasukkan paku ke dalam botol dimana diambil 2 terbaik dari masing-masing cabang lomba. Keluar sebagai pemenang gobag sodor adalah kelas X TO 1 sebagai juara pertama dan XI TO 3 sebagai juara kedua. Dalam lomba balap karung, juara I direbut oleh kelas XI TO 3 sementara juara II diraih oleh kelas X TO 1. Kelas XI TO 3 kembali menyabet gelar juara pertama pada lomba tarik tambang setelah pada pertandingan final mengalahkan kelas X TJKT. Perlombaan terakhir adalah memasukkan paku ke dalam botol dimana kelas X TO 1 menjadi juara pertama dan kelas XI TO 2 sebagai juara kedua.

SMK Ma’arif 1 Nanggulan Tuan Rumah Raker Perdana PC Pergunu Kulon Progo

Rapat kerja perdana PC Pergunu Kulon Progo

Pengurus Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kulon Progo periode 2022-2026 mengadakan rapat kerja perdana tahunan di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sabtu (5/2). Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Ketua PW Pergunu DIY,  Dr. Samsul Ma’arif Mujiharto, Ketua PC Pergunu Kulon Progo, Rohmat Agus Salim S.Ag., Wakil Ketua PCNU Kulon Progo sekaligus Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi S.Pd M.Pd.

Rapat kerja ini bertujuan untuk menyusun program kerja serta konsolidasi internal pengurus mengingat bahwa para anggota pengurus baru saja terbentuk akhir tahun kemarin. Hal inilah yang disampaikan oleh Ketua PC Pergunu Kulon Progo dalam sambutannya, “Maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat kerja raker adalah untuk menyusun program kerja yang pokok pikirannya telah dirumuskan pada konferensi Pergunu bulan November 2021, dan untuk memperkuat konsolidasi internal Pergunu terkait tugas-tugas pengurus.”, demikian kata Rohmat Agus Salim.

Pengurus harian PC Pergunu Kulon Progo. Foto oleh Alim Mukhayat.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua PW Pergunu DIY,  Dr. Samsul Ma’arif Mujiharto. Dalam sambutan dan pengarahannya, beliau berpesan agar warga NU mengambil peran masing-masing dalam menjaga NKRI, “Besarnya jam’iyyah dan jama’ah NU jangan sekali-kali menjadi buih, yang terombang-ambing oleh ombak, tetapi jadilah ombak yang menggerakkan dan mengarahkan kapal besar NKRI. Semua harus berbagi peran, semua pasti meyakini bahwa ketika kita berjama’ah dan berjam’iyyah semua mengambil peran masing-masing. Mari menjadi santri Hadratus Syekh Mbah Hasyim Asy’ari”, tandas Samsul.

Dilaporkan oleh ketua panitia raker PC Pergunu Kulon Progo, Arwanto, S.Ag., tercatat sebanyak 59 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari 36 pengurus PC Pergunu, 6 pengurus PAC Pergunu, dan 15 guru perwakilan sekolah/madrasah Ma’arif se-Kabupaten Kulon Progo. (@m)


Diambil dengan modifikasi dari artikel asli di website PW Pergunu DIY:

PC PERGUNU KULONPROGO GELAR RAKER 2022-2026 – PERGUNU DIY

Penulis: Tika Kurniawati, S.Pd.
Editor: Rohmat Agus Salim, S.Ag.

SMK Cakap Digital, Blibli.com Beri Pelatihan Digital Marketing

Kepala Sekolah bersama tim Blibli.com

Salah satu online marketplace terbesar Indonesia, Blibli.com, mengadakan mengadakan pelatihan digital marketing di SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Rabu (26/1). Kegiatan ini digelar dalam rangka optimalisasi teknologi digital untuk meningkatkan “branding” SMK Ma’arif 1 Nangggulan sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan agar lebih dikenal masyarakat dan dunia industri.

Pelatihan digital marketing dari tim Blibli.com. Foto oleh Samsul Arif.

Antusiasme peserta pelatihan digital marketing tersebut terlihat pada saat sesi tanya jawab di akhir kegiatan. Para peserta bertanya banyak hal mengenai seluk beluk pemasaran secara online. “Saya punya uneg-uneg mas, mengapa toko reseller saya justru punya rating dan penjualan lebih tinggi dibanding toko milik saya, padahal dia mengambil produk dari saya dan bahkan kami berdua berada dalam satu marketplace yang sama. Kok bisa begitu ya?”, demikian tanya Nanang Febrianto, salah satu guru di SMK Ma’arif 1 Nanggulan yang langsung disambut gelak tawa para peserta pelatihan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, SME Sales Channel Associate Blibli.com, Willi Yatno ditemani kedua rekannya, Jessica Devina dan Samsul Arif. Sebagai marketplace dalam negeri, tentunya Blibli.com sangat berkomitmen mendorong UMKM produk lokal lebih dikenal. Hal inilah yang disampaikan oleh Willi Yatno dalam kesempatan tersebut, “Lewat SMK Ma’arif 1 Nanggulan, kita ingin membantu para pelaku UMKM di daerah Nanggulan dan sekitarnya. Melalui marketplace, tentunya produk akan lebih banyak dilihat calon pembeli daripada hanya dipasarkan via status WhatsApp.”, demikian kata Willi.

Peserta pelatihan digital marketing foto bersama tim dari Blibli.com. Foto oleh Risista Ratri Rahayu.

Lebih lanjut lagi, Willi Yatno juga menambahkan bahwa Blibli.com mendapatkan penghargaan Bank Indonesia Award dalam kategori penyelenggara platform digital teraktif dalam mendorong pengembangan UMKM lokal. “Para pelaku UMKM yang bergabung di Blibli.com akan diberikan pendampingan dari tim yang benar-benar khusus sampai mereka benar-benar bisa jualan online.”, tegas Willi Yatno. (@m)

Projek PAS, siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan Unjuk Kreativitas

PAS berbasis projek SMK Ma'arif 1 Nanggulan

Sebanyak 8 macam projek diselesaikan oleh siswa-siswa SMK Ma’arif 1 Nanggulan dalam Penilaian Akhir Semester gasal tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, PAS yang biasanya dilaksanakan dengan mengerjakan soal, kali ini para siswa diharuskan untuk mengerjakan sebuah projek secara berkelompok.

Kegiatan PAS berbasis projek ini dilaksanakan selama 2 pekan dari tanggal 13-24 Desember 2021 yang lalu. Kedelapan projek tersebut antara lain, projek sabun cuci mobil dan poster oleh kelas X serta projek pembuatan troli pengangkut barang dan video oleh kelas XI. Sementara kelas XII mengerjakan 4 projek yaitu papan rambu, tempat penampungan oli bekas, tempat roda mobil, dan rancang bangun jaringan dengan instalasi website. Setelah projek selesai dikerjakan kemudian setiap kelompok mempresentasikan produknya kepada bapak dan ibu guru yang bermaksud mengambil nilai ketika presentasi, setelah sebelumnya beberapa guru sudah memperoleh nilai pada proses pembuatan.

Projek pembuatan sabun cuci mobil dan motor penilaian akhir semester berbasis projek SMK Ma'arif 1 Nanggulan
Proses pembuatan sabun cuci mobil/motor. Foto oleh Hanifah Fasiyani.

Siswa-siswa mengaku senang dan menikmati PAS kali ini, “Kegiatannya menarik, seru, jadi tahu rasanya kerja sama, terus jadi bisa bikin projek yang nyata, bisa belajar public speaking juga.”, kata Berlianti Diansari Nurmahanani, siswa kelas XII TKJ. Hal senada juga disampaikan oleh Afridha Fajar Aprilianto, salah satu siswa kelas XII TKR 2, “Seneng pak, 1 projek tapi sangat kompleks, semua pelajaran masuk.”, ujar Afridha. Ditemui di tempat berbeda, Suratmi, S.Pd.Kim, guru pengampu mata pelajaran IPAS, menyampaikan bahwa model pembelajaran seperti ini sangat bermanfaat untuk siswa, “Menambah wawasan siswa dan memberikan pengalaman berwirausaha.” tambah Suratmi.

Presentasi tempat pengecekan ban. Foto oleh Hendra Kurniawan.

Penilaian Akhir Semester berbasis projek ini adalah wujud nyata SMK Ma’arif 1 Nanggulan sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan dalam menciptakan atmosfer dan ekosistem dunia kerja di sekolah. Dengan demikian, para siswa diharapkan akan lebih siap untuk terjun ke pertarungan yang sesungguhnya. “SMK harus bisa apa? Apa yang bisa ditunjukkan? SMK harus ada produk!” , demikian kata kepala sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi, M.Pd. (@m)

ROOTS DAY! SMK Ma’arif 1 Nanggulan Deklarasi Sekolah Anti Perundungan

Deklarasi sekolah anti perundungan SMK Ma'arif 1 Nanggulan

Pagi hari itu, Rabu, 24 November 2021, aula SMK Ma’arif 1 Nanggulan tampak berbeda dari biasanya. Tampak beberapa siswa dan bapak ibu guru hilir mudik berseragam kaos hitam-hitam bergambar pohon. Di ujung aula berdiri panggung artistik dengan latar belakang bertuliskan “ROOTS DAY: Sekolah Nyaman Tanpa Perundungan”.

Agen perubahan mempresentasikan dokumentasi kegiatan Roots. Foto oleh Enggar Dwi Dermawan.

Adalah roots, program yang bertujuan untuk untuk membantu menciptakan iklim yang positif di sekolah. Dikutip dari laman rootsindonesia.id, disebutkan bahwa roots adalah program pencegahan perundungan berbasis sekolah yang telah telah dikembangkan oleh UNICEF Indonesia sejak tahun 2017 bersama Pemerintah Indonesia, akademisi, serta praktisi pendidikan dan perlindungan anak. Program ini bertujuan membangun interaksi positif di sekolah dengan memusatkan peran pelajar di sekolah sebagai ‘Agen perubahan’ untuk menyebarkan pesan dan perilaku baik di lingkungan sekolah, khususnya kepada teman sebaya. Roots Day menjadi puncak pelaksanaan program yang telah berlangsung sejak bulan September kemarin. Hadir dalam acara tersebut, segenap stakeholder sekolah ditambah dari pemerintah Kalurahan Jatisarono serta dari Koramil dan Kepolisian Sektor Nanggulan.

Penampilan drama musikal. Foto oleh Enggar dwi Dermawan.

Kegiatan di pagi hari tersebut diisi oleh berbagai penampilan para siswa agen perubahan yang secara bergantian menampilkan kreasi di hadapan hadirin, antara lain  drama musikal, dance, menyanyi, dan pembacaan puisi. Drama musikal yang menjadi penampilan utama pada acara tersebut, menceritakan seorang siswa pindahan yang dirundung oleh teman-teman sekelasnya. Menanggapi penampilan demi penampilan dari para agen perubahan, Martina, Kanit Binmas Kepolisian Sektor Nanggulan, menyampaikan dukungan terhadap program Roots ini, “Kami sangat mendukung, mudah-mudahan kedepannya memang betul-betul dilaksanakan. Semoga ke depan SMK Ma’arif ini lebih bagus lebih maju.”

Di penghujung acara, segenap hadirin menyatakan deklarasi sekolah anti perundungan dengan membubuhkan tanda tangan, sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan iklim yang aman dan nyaman untuk belajar di SMK Ma’arif 1 Nanggulan. (@m)

Sukseskan Gerakan Go Green, OSIS SMK Maa’rif 1 Nanggulan Gelar PEMILOS Secara Paperless

Pemilihan ketua OSIS SMK Ma'arif 1 Nanggulan online

Dalam rangka berpartisipasi dalam menyukseskan gerakan go green, SMK Ma’arif 1 Nanggulan melaksanakan kegiatan PEMILOS (Pemilihan Ketua OSIS-red) masa bakti 2021-2022 secara digital, 22-23 November kemarin.

Selain karena bertujuan untuk mengurangi sampah kertas, kegiatan PEMILOS secara digital ini juga sebagai bentuk adaptasi di era modern saat ini dimana segala hal dapat dilaksanakan dengan mudah dan simpel. “Mudah, simpel, ngga ribet, cocok untuk generasi milenial.”, kata Nanang Febrianto, S.Pd., salah satu pembina OSIS di SMK Ma’arif 1 Nanggulan.

Pemilih memberikan suara. Foto oleh Mufid Nuruddin.

Terdapat 2 paslon dalam PEMILOS tahun ini, Ibnu Rosyadi (XI TKJ) berpasangan dengan Roland Budi Kusuma (X TKR 2) bersaing dengan Dimas Afri Yulianto (XI TKR 2) – Dian Puspita Ningrum (X TKJ). Tidak banyak perbedaan dalam pelaksanaan kegiatan ini dibanding PEMILOS sebelumnya, kecuali hanya penggantian surat suara dengan sistem pemilihan umum yang terkoneksi dengan internet, sehingga bisa dilakukan secara paperless. Ketua panitia, Wimbo Jalu Prasetyo, mengaku puas atas terlaksananya pesta demokrasi kali ini, “Saya selaku ketua panitia merasa sangat puas karena pertama kalinya pelaksanaan PEMILOS di SMK Ma’arif 1 Nanggulan ini menggunakan sistem online berbasis aplikasi. Semoga metode ini terus dikembangkan karena disamping menghemat biaya juga dapat memudahkan panitia dalam melakukan penghitungan suara.”, pungkas Wimbo.

Total sebanyak 220 pemilih yang memberikan suara pada kegiatan tersebut. Keluar sebagai pemenang dalam PEMILOS kali ini adalah pasangan Ibnu Rosyadi – Roland Budi Kusuma dengan perolehan suara sebanyak 54% mengalahkan pasangan Dimas Afri Yulianto – Dian Puspita Ningrum yang memperoleh 46% suara.

Cap tinta jari setelah memberikan suara. Foto oleh Mufid Nuruddin.

Dalam kesempatan yang sama, Fiona Rahmawati, ketua OSIS periode sebelumnya berpesan kepada pasangan terpilih untuk selalu menjaga hubungan baik antara OSIS dengan segenap warga sekolah, “Jadikan OSIS sebagai teman untuk siswa-siswi SMK Ma’arif 1 Nanggulan.”, pesan Fiona. Dihubungi di tempat lain, pembina OSIS berpesan untuk melanjutkan tugas pengurus yang lalu, “Tetap lanjutkan perjuangan kakak kelasmu demi sekolah tercinta.”, tambah Nanang Febrianto, S.Pd. (@m)

Gandeng Balai Tekkomdik DIY, SMK Ma’arif 1 Nanggulan Adakan Workshop Implementasi Platform Digital

SMK Ma’arif 1 Nanggulan bekerja sama dengan Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DIY menyelenggarakan Workshop Implementasi Platform Digital bertempat di Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang.

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 13-14 November 2021 kemarin, diikuti oleh 33 guru dan karyawan SMK Ma’arif 1 Nanggulan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Ibnu Siswanto, Ph.D., pendamping sekolah Pusat Keunggulan dari Universitas Negeri Yogyakarta serta 4 orang narasumber dari Balai Tekkomdik DIY.

Peserta Workshop Implementasi Platform Digital. Foto oleh Enggar Dwi Dermawan.

Workshop dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Nanggulan, Sarwidi, S.Pd., M.Pd. dengan menyampaikan harapan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas guru dalam pembelajaran dengan menggunakan platform digital. Acara kemudian dilanjutkan pemberian materi dari Balai Tekkomdik yang diwakili oleh Wihardianto Seta Nugraha, S.Kom., M.Eng dengan dibantu 2 orang asisten beliau yaitu Ridwan Abdullah, S.Kom. dan Erick Syafriatna, S.Kom.

Praktik Pembuatan Animasi Pembelajaran. Foto oleh Hanifah Fasiyani.

Kegiatan pemberian materi hari berikutnya tidak kalah seru dari sebelumnya, yang pada kesempatan ini dari Balai Tekkomdik DIY diwakili oleh Oki Pambudi, S.Pd dengan masih dibantu oleh 2 asisten yang sama. Acara ditutup oleh Kepala Sekolah dengan closing statement bahwa segenap keluarga besar SMK Ma’arif 1 Nanggulan harus bisa berkolaborasi, harus bisa bekerja sama. (@m)